Sabtu, 09 Juni 2018

Partai Gerindra DPC Aceh Besar Buka Puasa Bersama Dan Santuni Anak Yatim

Foto : DPC Partai Gerindra Aceh Besar gelar buka puasa bersama(8/6)

Aceh Besar | DPC Gerindra Kabupaten Aceh Besar menggelar acara buka puasa bersama (bukber) dengan anak yatim, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan memberi santunan kepada Anak yatim. Hal ini dilakukan dalam rangka berbagi rezeki dan mencari keberkahan Ramadan,jum'at 8/6/2018.

Kegiatan buka bersama tersebut yang bertempat di Hotel Hijrah, Ingin Jaya, menghadirkan ustaz penceramah, Tgk. H. Fahruddin Lamuddin.

Ketua panitia pelaksana Bukber, Nabani yang sering disapa Pak Bhen, mengatakan, DPC partai Gerindra Aceh Besar, rutin melaksanakan kegiatan bukber dengan keluarga besar Gerindra Aceh Besar dan anak yatim setiap tahun. Hal itu sudah menjadi tradisi, yang diharap mendatangkan keberkahan. Supaya rezeki menjadi bermanfaat bagi sesama.

"Ia, menyatakan banyak terimakasih kepada semua elemen yang terlibat dalam kesuksesan DPC Gerindra Aceh Besar selama ini. Hal itu yang membuat partai menjadi kuat dan kompak," ucap Nabani.

Sementara itu, Sekretaris DPC partai Gerindra Aceh Besar,  Khubbie Elrisal,SH, MH yang didampingi bendahara DPC Gerindra Aceh Besar, H. Rahmat Z, kepada media ini mengatakan, Alhamdulillah di bulan yang penuh berkah ini kita dapat bersilaturrahmi serta dapat memberikan santunan berupa bingkisan kepada 22 anak yatim.

Kami sangat berbahagia atas terselenggaranya acara ini, kegiatan adalah bentuk kecintaan keluarga besar Partai Gerindra Aceh Besar.

“Kita berharap dengan adanya kegiatan seperti ini, semua kader dan simpatisan bisa selalu kompak dan bersemangat dalam menjalankan tugas dan amanah dalam menghadapi Pileg dan Pilpres nantinya, yang penting semua caleg Gerindra Aceh Besar memiliki niat yang tulus dan bersih untuk bisa membawa perubahan kearah yang lebih baik untuk aceh Besar," Ujar Khubbie.

Turut hadir dalam buka puasa bersama ketua DPD partai Gerindra Aceh, TA. Khalid, Anggota DPRA, H.Abdurrahman Ahmad, Mantan Bupati Aceh Besar, Sayuthi Is, Bukhari Daud, Ketua DPC Gerindra Aceh Besar, H.Chawari Mansyur, Ketua DPC Kota Banda Aceh, Khairuman, Bacaleg DPRK Gerindra Aceh Besar dan PAC partai Gerindra se Aceh Besar.(*)

Jumat, 08 Juni 2018

Wakil Bupati Aceh Besar Buka Puasa Bersama Dengan Tim Pemenangan Abi Ulpa



Foto Bukbar wakil Bupati Aceh Besar dan Tim Sajan Abi Ulpa

Aceh Besar - Wakil Bupati (Wabup) Aceh Besar, H. Waled Husaini A Wahab, menghadiri buka puasa bersama dengan keluarga besar Partai  Daerah Aceh (PDA) dari Pulo Aceh, Jum'at (08/6/2018) di Romen Coffe Banda Aceh.


Kedatangan walet ke romen caffe merupakan sebuah ajang sebagai silaturrahmi dan buka puasa bersama dengan tim sajan Abi ulpa  dan  wakil bupati Aceh besar . 


Foto Bukbar wakil Bupati Aceh Besar dan Tim Sajan Abi Ulpa 

Sebelum buka bersama, keluarga besar PDA Pulo Aceh, mendapat siraman rohani dari Waled Husaini yang juga ketua PDA Aceh Besar. Nampak hadir anggota DPRK Aceh Besar, Tgk. Mufaddhal, anggota DPRK Banda Aceh, Tgk.H. Azhar dan bakal calon caleg (bacaleg) PDA dari dapil II asal  Pulo Aceh, Muhammad, SE dan sejumlah pengurus DPW  PDA Aceh Besar.

“Jauh sebelum menjadi Wakil Bupati Aceh Besar, Waled Husaini, kegiatan buka puasa bersama keluarga besar PDA melaksanakan setiap tahun sebagai wujud rasa syukur atas segala bentuk nikmat yang diberikan Allah SWT,” ujar Waled Husaini.



Foto Bukbar wakil Bupati Aceh Besar dan Tim Sajan Abi Ulpa

Walet husaini berharap Muhammad yang bakal calon DPRK  Aceh besar sebagai tangan kanan saya di kecamatan Pulo Aceh untuk membangun Pulo aceh baik itu dari segi pendidikan, kesehatan, dan lain sebagainya.

Ketua PDA kecamatan Pulo Aceh  juga bacaleg PDA, Muhammad, SE sering di sapa Abi ulpa mengatakan, Buka puasa bersama ini selain memperkuat silahturahmi dan kerja keras tim PDA Aceh Besar kepada Simpatisan dan Pengurus PDA yang hadir./Red:as


Kamis, 03 Mei 2018

Penyambutan Mahasiswa KPM UIN Ar Raniry Banda Aceh Di Desa Cot Raya

  foto penyambutan mahasiswa Uin Ar-Raniry Banda Aceh Di Kecamatan Kuta baro Aceh Besar

Banda Aceh-Puluhan masyarakat Desa Cot Raya Kecamatan Kuta Baro menyambut kedatangan mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh di meunasah gampong setempat.
Kedatangan mahasiswa UIN Ar-Raniry ke tempat tersebut untuk melaksanakan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Posdaya berbasis masjid.

Usai penyerahann mahasiswa KPM Posdaya oleh Rektor UIN Ar-Raniry kepada Bupati Aceh Besar kemarin tgl 01 Mei 2018, mereka disambut oleh Geusyik gampong yang datang ke Kecamatan dan langsung diarahkan ke Gampong tempat mereka melaksankan KPM.

Pada hari kamis tgl 03 Mei 2018, Pak Amin selaku Gesyik Desa Cot Raya langsung memperkenalkan mahasiswa KPM kepada masyarakat setempat melalui rapat yang diadakan sore hari di meunasah. Rapat tersebut dihadiri oleh perangkat desa Cot Raya, tokoh gampong, tuha peut dan masyarakat setempat.

Dalam rapat tersebut, para mahasiswa menyampaikan beberapa program yang akan dilaksanakan di gampong Cot Raya selama KPM Posdaya berlangsung dalam jangka waktu 3 bulan, yaitu bulan Mei, Juni dan Juli.

Adapun program yang disampaikan diantaranya adalah membuat nama papan lorong, pustaka keliling, pengajian anak-anak TPA, daur ulang sampah, perlombaan MTQ dan lain sebagainya.

Geusyik Desa Cot Raya, M. Amin berharap dengan adanya mahasiswa UIN Ar-Raniry yang ikut KPM di desa Cot Raya agar mereka bisa membimbing anak-anak desa menjadi lebih baik, mulai dari mengajari membaca hingga mengajarkan etika supaya mereka menjadi terarah kedepannya sehingga melahirkan generasi yang cerdas dan bermartabat./red:k'asri mohamed

Rabu, 07 Mei 2014

Cerita motivasi - filosofi burung angsa

Kalau kita tinggal di negara empat musim, maka pada musim gugur akan terlihat rombongan burung angsa terbang ke arah selatan untuk menghindari musim dingin. Burung-burung angsa tersebut terbang dengan formasi berbentuk huruf "V". Kita akan melihat beberapa fakta ilmiah tentang mengapa rombongan burung angsa tersebut terbang dengan formasi "V".

Fakta:
Saat setiap burung mengepakkan sayapnya, hal itu memberikan "daya dukung" bagi burung yang terbang tepat di belakangnya. Ini terjadi karena burung yang terbang di belakang tidak perlu bersusah payah untuk menembus “dinding udara” di depannya. Dengan terbang dalam formasi "V", seluruh kawanan dapat menempuh jarak terbang 71% lebih jauh daripada kalau setiap burung terbang sendirian.

Pelajaran:
Orang-orang yang bergerak dalam arah dan tujuan yang sama serta saling membagi dalam komunitas mereka dapat mencapai tujuan mereka dengan lebih cepat dan lebih mudah. Ini terjadi karena mereka menjalaninya dengan saling mendorong dan mendukung satu dengan yang lain.

Fakta:
Kalau seekor burung angsa terbang keluar dari formasi rombongan, ia akan merasa berat dan sulit untuk terbang sendirian. Dengan cepat ia akan kembali ke dalam formasi untuk mengambil keuntungan dari daya dukung yang diberikan burung di depannya.

Pelajaran:
Kalau kita memiliki cukup logika umum seperti seekor burung angsa, kita akan tinggal dalam formasi dengan mereka yang berjalan di depan. Kita akan mau menerima bantuan dan memberikan bantuan kepada yang lainnya. Lebih sulit untuk melakukan sesuatu seorang diri daripada melakukannya bersama-sama.

Fakta:
Ketika burung angsa pemimpin yang terbang di depan menjadi lelah, ia terbang memutar ke belakang formasi, dan burung angsa lain akan terbang menggantikan posisinya.

Pelajaran:
Adalah masuk akal untuk melakukan tugas-tugas yang sulit dan penuh tuntutan secara bergantian dan memimpin secara bersama. Seperti halnya burung angsa, manusia saling bergantung satu dengan lainnya dalam hal kemampuan, kapasitas dan memiliki keunikan dalam karunia, talenta atau sumber daya lainnya.

Fakta:
Burung-burung angsa yang terbang dalam formasi ini mengeluarkan suara riuh rendah dari belakang untuk memberikan semangat kepada burung angsa yang terbang di depan sehingga kecepatan terbang dapat dijaga.

Pelajaran:
Kita harus memastikan bahwa suara kita akan memberikan kekuatan. Dalam kelompok yang saling menguatkan, hasil yang dicapai menjadi lebih besar. Kekuatan yang mendukung (berdiri dalam satu hati atau nilai-nilai utama dan saling menguatkan) adalah kualitas suara yang kita cari. Kita harus memastikan bahwa suara kita akan menguatkan dan bukan melemahkan.

Fakta:
Ketika seekor burung angsa menjadi sakit, terluka, atau ditembak jatuh, dua burung angsa yang lain akan ikut keluar dari formasi bersama burung angsa tersebut dan mengikutinya terbang turun untuk membantu dan melindungi. Mereka akan tinggal dengan burung angsa yang jatuh itu sampai ia mati atau dapat terbang lagi. Setelah itu mereka akan terbang dengan kekuatan mereka sendiri atau dengan membentuk formasi lain untuk mengejar rombongan mereka.

Pelajaran:
Kalau kita punya perasaan, setidaknya seperti seekor burung angsa, kita akan tinggal bersama sahabat dan sesama kita dalam saat-saat sulit mereka, sama seperti ketika segalanya baik.

Jadi apa keuntungan yang kita dapat dari perdebatan takberujung karena perbedaan? Bukankah lebih baik kita bahu membahu saling mengisi kekurangan kita? Mencari solusi terbaik bersama-sama disaat kita berbeda pandangan? Ingatlah kawan, bangsa ini bukan hanya milik kita tapi milik penerus & keturunan kita juga. Akankah kita mewariskan bangsa ini pada penerus kita bangsa yang carut marut tanpa arti? Jawabannya ada pada sahabat sekalian.

"Burung angsa pun bisa melakukannya, bagaimana dengan kita, sahabat?"

Semoga filosofi ini bermanfaat buat kita semua.

Selasa, 06 Mei 2014

Timnas U-19 Fokus Kuasai Bola

Menghadapi partai kedua melawan Myanmar U-19 di laga uji coba, pelatih Timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri menyatakan penguasaan bola menjadi strategi yang ditekankan pada tim dalam pertandingan di SUGBK, Rabu (7/5/2014) besok.

Senin lalu, "Garuda Jaya" bermain imbang 1-1 melawan Myanmar. Permainan cenderung keras mewarnai jalannya laga. Menatap pertandingan kedua, Indra menginstruksikan tim memperkuat penguasaan bola dan bermain lebih sabar.

"Di pertandingan pertama, Myanmar bermain pressing. Mungkin kami akan lebih menekankan penguasaan bola," ujar Indra selepas memimpin latihan tim, Selasa (6/5/2014) malam di SUGBK.
Indra tetap berpikir positif atas hasil imbang di pertemuan pertama. Menurut dia, emosi pemain sempat terpancing hingga Mynamar mampu mendikte permainan Timnas U-19. Trik Myanmar berpura-pura cedera dinilainya cukup sukses menyulut emosi tim asuhannya.

"Kami akan matangkan mental pemain untuk menghadapi itu. Sebenarnya, tidak ada masalah dengan tim ini. Tapi emosi kami sempat dimainkan karena pemain masih muda dan emosinya cenderung mudah terpancing."

Di pertemuan pertama, pemain belakang Hansamu Yama Pranata mendapat kartu merah. Kendati Hansamu dipastikan absen di pertandingan kedua, Indra tidak mencemaskan kondisi tersebut. "Soal absennya Hansamu, posisinya bisa digantikan dengan Ryuji Utomo dan Febli Gushendra," kata Indra.
Terkait line-up dalam pertandingan besok, Indra belum mau banyak berkomentar. "Komposisi pemain kami tidak akan banyak berubah. Mungkin hanya rotasi satu atau dua pemain," ujar sang pelatih.

Brasil, Profil Jawara Dunia

Untuk pertama kali dalam kurun waktu 64 tahun, Brasil kembali menjadi penyelenggara Piala Dunia. Brasil terakhir kali menghelat Piala Dunia 1950. Namun persiapan menuju hingga hari H masih jauh dari harapan.

Amerika Latin mendapat giliran menjadi tuan rumah dari FIFA. Brasil menjadi calon tunggal tuan rumah Piala Dunia setelah mengajukan tawaran resmi pada Desember 2006. Dua rival Brasil, Argentina dan Kolombia mundur dari persaingan menggelar Piala Dunia. Praktis, Brasil tidak perlu peras keringat melewati babak kualifikasi.

Terlepas dari keputusan FIFA menunjuk Brasil menjadi host-country Piala Dunia, pro dan kontra dari dalam negeri terus bermunculan. Gelombang demonstrasi menolak Piala Dunia kerap terjadi. Masyarakat meminta pemerintah memperhatikan kesejahteraan dibanding menggelar Piala Dunia.

Berita duka pekerja tewas saat membangun venue Piala Dunia menjadi hal biasa. Masalah sosial selama Piala Dunia seperti prostitusi menjadi isu utama yang menggangu persiapan Brasil jelang perhelatan 4 tahunan itu.

Dilansir dari Inside Football, Brasil menghabiskan dana mencapai US$ 14,5 miliar (Rp 168 triliun) untuk membangun stadion. Menurut Bloomberg, jumlah tersebut masih bisa membengkak dari US$ 1 miliar menjadi US$ 3,5 miliar untuk merenovasi seluruh stadion.

Meski mengeluarkan anggaran besar, Brasil akan mendapatkan devisa besar dari penyelenggaraan Piala Dunia. Mentri olahraga Brasil, Aldo Rebelo meramalkan, Piala Dunia akan menyumbang perekonomian Brasil mencapai US$ 90 miliar (Rp 1.044 triliun).

Kiprah di Piala Dunia

Brasil pertama kali juara Piala Dunia 1958 di Swedia. Sejak saat itu, Brasil menjadi rakasasa sepakbola sejagat. Tim yang identik dengan warna biru-kuning itu pun menyabet gelar juara di Piala Dunia 1962, 1970, 1994 dan terakhir 2002 di Korea dan Jepang.  

Skuat besutan Luiz Felipe Scolari itu menjadi satu-satunya tim yang tidak pernah absen selama 19 edisi Piala Dunia sejak 1930 hingga 2014. Pada Piala Dunia 2014, Brasil lolos otomatis karena menjadi tuan rumah Piala Dunia.

Sukses merebut juara dunia sebanyak 5 kali, Brasil menjadi tim yang paling banyak melenggang ke partai puncak. Selacao tercatat sudah 7 kali melenggang ke Piala Dunia. Brasil menjadi runner-up pada 1950 di kandang sendiri saat menghadapi Uruguay dan Prancis pada 1998, Stade de France, menjadi saksi bisu kekalahan Brasil 0-3 dari tangan tuan rumah Prancis. 

Brasil juga melaju ke final Piala Dunia 3 kali berturut pada 1994, 1998 dane 2002. Dua di antaranya, Brasil keluar sebagai juara di Piala Dunia 1994 dan 2002.

Trofi ketiga yang didapat Brasil pada Piala Dunia 1970 membuat Pele dan kawan-kawan menjadi pemilik abadi Piala Julies Rimet yang menjadi lambang juara dunia saat itu. Pemain legendaris bernama lengkap Edson Arantes do Nascimento itu menjadi pemain termuda dalam sejarah Piala Dunia yang mampu membawa Brasil menjadi juara Piala Dunia untuk pertama kali pada 1958 di Swedia. Saat itu, Pele masih berusia 17 tahun.

Persiapan Tim

Dari segi teknis, Brasil telah menyiapkan tim terbaiknya. Bintang muda Brasil, Neymar telah membuktikan, Brasil mampu merebut trofi Piala Dunia untuk ke-6 kali sejak hajatan akbar di muka bumi itu pertama kali digelar pada 1930. Kendati dihujani kritik dari dalam negeri, Brasil tampil sebagai juara Piala Konfederasi 2013. 

Selain Neymar, Brasil juga diperkuat pemain yang merumput di Eropa. Tiga pemain Brasil di pertandingan persahabatan terakhir melawan Afrika Selatan merupakan pemain inti Chelsea, mereka adalah: Ramires, David Luis, dan Oscar.

Brasil selalu menjadi tim favorit selama Piala Dunia berlangsung. Bukan tanpa sebab, bila Tim Samba diunggulkan mampu menggengam dunia melalui sepakbola dalam event empat tahunan itu.

Dari segi prestasi, Brasil telah merebut trofi Piala Dunia sebanyak lima kali. Bintang besar Brasil kerap lahir dari Piala Dunia seperti Pele, Romario, Rivaldo  hingga Ronaldo Nazario da Lima.

Profil Bintang

Di Piala Dunia 2014, publik Brasil akan bergantung kepada sosok Neymar Santos da Silva Yunior atau akrab di sapa Neymar. Penampilan gemilang bersama Santos membuat pemain 21 tahun itu membuat dua raksasa Spanyol, Barcelona dan Real Madrid kepincut.

Melihat sepak terjang Neymar, tidak salah bila Barcelona rela merogoh kocek besar demi Neymar. Dia menjadi aktor penting kesuksesan Santos dalam rentang waktu tiga tahun periode 2010 sampai 2013. Neymar mengantarkan Santos juara liga Brasil, Campeonato Paulista pada 2010, 2011 dan 2011. Neymar juga mendapat trofi Copa Libertadores pada 2011.

Sedangkan, bersama Barcelona di semua ajang kompetisi, Neymar telah menjaringkan 9 gol dari 25 partai. Tidak butuh waktu lama buat Neymar untuk langsung mempersembahkan trofi perdana buat Barcelona, Neymar mempersembahkan gelar Supercopa de Espana 2013. 

Neymar melakoni debutnya bersama Timnas Brasil pada 10 Agustus 2014 melawan Amerika Serikat. Sejak itu, dia menjadi pemain reguler Timnas Brasil hingga sekarang. Neymar kini telah mengantongi caps 47 laga internasional mengemas 30 gol.

Jelang Piala Dunia, Neymar membuktikan diri Brasil kandidat terkuat juara Piala Dunia setelah merebut trofi Piala Konfederasi 2013 lalu. Jadi, tidak salah bila publik Brasil menggantungkan harapan besar, sang pemain bisa mengembalikan kejayaan Brasil yang sempat pudar dalam dua perhelatan Piala Dunia terakhir, di Jerman dan Afrika Selatan.

Terkejut, Paus Benediktus XVI akan Melihat Injil Kuno yang Mengabarkan Kedatangan Nabi Muhammad SAW

Pemerintah Turki telah mengkonfimasi sebuah injil kuno yang diprediksi berusia 1500 tahun. Injil kuno tersebut ternyata memprediksi kedatangan Nabi Muhammad SAW sebagai penerus risalah Isa (Yesus) di bumi.

Bahkan Alkitab rahasia ini memicu minat yang serius dari Vatikan. Paus Benediktus XVI mengaku ingin melihat buku 1.500 tahun lalu. Sebagian orang memprediksi Injil ini adalah Injil Barnabas, yang telah disembunyikan oleh Turki selama 12 tahun terakhir.

Menurut mailonline,  injil yang ditulis tangan dengan tinta emas itu menggunakan bahasa Aramik. Inilah bahasa yang dipercayai digunakan Yesus sehari-hari. Dan di dalam injil ini dijelaskan ajaran asli Yesus serta prediksi kedatangan penerus kenabian setelah Yesus.


Injil kuno berusia 1.500 tahun ini bersampu kulit hewan, ditemukan polisi Turki selama operasi anti penyeludupan di tahun 2000 lalu. Alkitab kuno ini sekarang di simpan di Museum Etnografi di Ankara, Turki.

Sebuah fotokopi satu halaman dari naskah kuno tulisan tangan Injil ini dihargai 1,5 juta poundsterling. Menteri Budaya dan Pariwisata Turki, Ertugrul Gunay mengatakan, buku tersebut bisa menjadi versi asli dari Injil. Dan sempat tersingkir akibat penindasan keyakinan Gereja Kristen yang  menganggap pandangan sesat kitab yang memprediksi kedatangan penerus Yesus.

Gunay juga mengatakan Vatikan telah membuat permintaan resmi untuk melihat kitab dari teks yang kontroversial menurut keyakinan Kristen ini. Kitab ini berada diluar pandangan iman Kristen sesuai Alkitab Injil lain seperti Markus, Matius, Lukas dan Yohanes.[]

Injil yang Memprediksi Kedatangan Nabi Muhammad Ditemukan di Turki

Sebuah kitab Injil berusia 1.500 tahun yang lalu yang menyatakan bahwa Yesus menubuatkan kedatangan Nabi Muhammad ke Bumi, telah menarik perhatian Vatikan pekan ini.

Paus Benediktus XVI dilaporkan telah diminta untuk melihat kitab tersebut, yang telah tersembunyi di Turki selama 12 tahun terakhir, menurut laporan Daily Mail.

Injil, yang dilaporkan bernilai $ 22 juta, dilaporkan berisi prediksi Yesus akan datangnya Nabi Muhammad, menteri pariwisata dan budaya Turki Ertugrul Gunay mengatakan kepada surat kabar Inggris.

“Sejalan dengan keyakinan Islam, Injil yang ditemukan ini memperlakukan Yesus sebagai manusia dan bukan Tuhan. Injil ini menolak ide dari Tritunggal Kudus dan Penyaliban dan mengungkapkan bahwa Yesus meramalkan kedatangan Nabi Muhammad,” lapor Daily mail.

“Dalam satu versi Injil tersebut, Yesus mengatakan kepada para muridnya: “Bagaimana Mesias disebut? Muhammad adalah namanya yang diberkati.”

“Dan di tempat lain, Yesus menyangkal menjadi Mesias, mengklaim bahwa ia akan menjadi Ismail, istilah yang digunakan untuk orang Arab,” tambah surat kabar itu.

Menurut laporan tersebut, umat Islam mengklaim teks, yang banyak dikatakan adalah Injil Barnabas, adalah tambahan dari kitab-kitab Injil yang sudah ada yaitu Markus, Matius, Lukas dan Yohanes.

St Barnabas secara tradisional diidentifikasi sebagai pendiri Gereja Siprus, seorang Kristen awal yang kemudian menjadi rasul.

Gunay mengatakan bahwa Vatikan telah secara resmi diminta untuk melihat injil tersebut, yang Turki temukan selama operasi anti-penyelundupan polisi pada tahun 2000.

Skeptisisme atas keaslian naskah tulisan tangan kuno ini mulai bermunculan.

Pendeta Protestan Ihsan Ozbek mengatakan versi Injil tersebut dikatakan berasal dari abad kelima atau keenam, sementara St Barnabas hidup pada abad pertama sebagai salah satu Rasul Yesus.
“Salinan di Ankara mungkin telah ditulis oleh salah satu pengikut St Barnabas,” katanya kepada surat kabar Today Zaman.

Tapi kecurigaan sebenarnya segera dapat diselesaikan dengan mudah.
Usia sebenarnya dari Injil bisa segera ditentukan oleh penelitian ilmiah, profesor teologi Turki Ă–mer Faruk Harman mengatakan kepada Daily Mail, untuk mengklarifikasi apakah itu ditulis oleh St Barnabas sendiri atau pengikutnya. (fq/aby)